Kamis, 27 September 2012

COWONGAN

 
COWONGAN: SALAH SATU BENTUK WISATA BUDAYA DALAMINDUSTRI PARIWISATA DI BANYUMAS
ABSTRACT
 For the society of Plana village Cowongan is an obligation to alwaysdone as ask for rain ritual every long dry season. It has strong connection withthe life of Plana village that most their livelihood as farmer and gardener. Sothat, water is primary resourcefor them that their farm land is a farm to catch therain. The rain on dry season become something really valuable for the society of  Plana village. Cowongan is one of ritual kinds or ask for rain ritual donebypeople in Banyumas and surrondings.
A.Latar Belakang

Pengembangan pariwisata merupakan pengembangan yang sangat terkaitdan tidak dapat dipisahkan dengan sektor-sektor lainnya. Sektor yang paling eratkaitannya adalah yang berhubungan dengan pelestarian dan pengembangankebudayaan daerah, yang bisa diandalkan sebagai objek dan daya tarik wisata.Baik wisata alam maupun wisata budaya.Wisata budaya merupakan salah satu aset pariwisata yang dijadikanandalan suatu daerah. Sebab wisata budaya berhubungan dengan peninggalansejarah, adat istiadat, dan kebiasaan masyarakat yang dilaksanakan pada hari-haridan bulan-bulan tertentu.Salah satu wujud wisata budaya adalah kesenian daerah yang sangatmenyatu dengan alam. Sebab dalam kehidupan masyarakat, masih ada anggapan bahwa alam memiliki kekuatan yang dapat memberikan pengaruh bagi kehidupanmereka baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif. Oleh karena itu, manusiamelakukan pendekatan atau berkomunikasi dengan alam dengan melakukansesaji, sesembahan, ritual-ritual, dan lain-lain dengan harapan alam bermurah hatimemberi kesempatan kepada mereka untuk hidup lestari. Dalam rangka pendekatan tersebut manusia seringkali menggunakan media kesenian dalamupacara-upacara untuk mencapai tujuannya. Melalui aktivitas seni inilahmasyarakat melakukan ritual-ritual tertentu yang bermakna sebagai bentuk  persembahan seluruh jiwa dan raga terhadap Sang Pencipta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar